Minggu, 28/11/2021 14:40 WIB

Masuki Wilayah Sumut, Penumpang Bus Wajib Tunjukkan Hasil RPD-ag

Sudah kita sosialisasikan, khususnya yang masuk ke Sumut harus menujukkan surat hasil Rapid Test Antigen.

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi memberangkatkan moda Trans Metro Deli beberapa waktu lalu di Medan. (Foto: Ist)

Jurnassumut.com - Dalam rangka pencegahan dan pengendalian Covid-19, khususnya pada arus mudik/balik Natal dan Tahun Baru 2020/2021, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mewajibkan seluruh penumpang bus maupun mobil travel antar provinsi yang hendak masuk ke wilayah Sumatera Utara, agar menunjukkan hasil rapid test antigen (RPD-ag).

Menurut, Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Darat Dinas Perhubungan (Dishub) Sumut, Darwin Purba menyebutkan, bahwa kebijakan yang tertuang dalam Surat Gubernur Sumut Edy Rahmayadi Nomor: 360/9626/2020 tertanggal 18 Desember 2020 tersebut, diakuinya sudah disosialisasikan kepada seluruh stakeholder, termasuk di antaranya kepada Organisasi Angkatan Darat (Organda) maupun sejumlah pool bus yang ada di Sumut.

"Sudah kita sosialisasikan, khususnya yang masuk ke Sumut harus menujukkan surat hasil Rapid Test Antigen," kata Darwin, saat dihubungi, Selasa (22/12).

Darwin memastikan, bagi para penumpang bus atau pun travel yang tidak memiliki surat tersebut, maka tidak akan diperbolehkan masuk ke wilayah Sumut.

Untuk hal ini, sebutnya, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dishub Kabupaten/Kota yang ada di wilayah perbatasan untuk menegakkan peraturan tersebut.

"Kita sudah koordinasi ke kabupaten/kota. Memang setelah Sumut berlakukan peraturan ini, informasinya beberapa penumpang dari luar ada yang meng-cancel keberangkatannya," ungkapnya.

Disinggung mengenai penumpang bus yang akan berangkat menuju ke luar Sumut, Darwin menyatakan akan disesuaikan berdasarkan provinsi yang akan dituju oleh penumpang tersebut.

Sebab, menurutnya kebijakan setiap penumpang harus dapat menunjukkan hasil Rapid Test Antigen tidak diberlakukan oleh seluruh provinsi. Lantaran Surat Edaran (SE) Satgas Covid-19, penerapan kebijakan tersebut umumnya diberlakukan bagi wilayah yang berada di Jawa dan Bali.

"Kalau penumpang dari sini mau ke daerah lain, tergantung mau ke daerah mana. Kalau ke Riau belum perlu menunjukkan hasil rapid test antigen, karena gubernurnya belum ada mengeluarkan kebijakan yang sama," jelas Darwin.

Diketahui, kebijakan bagi pelaku perjalanan dalam negeri yang hendak masuk ke Sumut wajib memiliki hasil PCR atau Rapid Test Antigen berlaku selama 15 hari, yakni mulai 21 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021 mendatang.

TAGS : Gubernur Edy RPD-ag Covid-19 Sumut Rapid Test Antigen




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :