Sabtu, 24/07/2021 17:10 WIB

Gedung DPRD Madina Dibuat Ramai Guru Honorer, Ada Apa

Setelah mendengarkan keluh kesah para guru honorer yang tidak menerima gaji selama lima bulan tersebut, Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis langsung menghubungi Kepala Dinas Pendidikan Madina melalui via seluler miliknya dan menanyakan sebab SK guru honorer yang belum selesai dihadapan para guru honorer di ruang Paripurna

Ket Poto: Ratusan guru honorer datangi kantor DPRD Madina untuk mengeluhkan hak mereka yang tak kunjung dibayar pemerintah daerah selama lima bulan, Senin (7/6/2021). (Poto: Hasmar Lubis/Jurnassumut.com)

Jurnassumut.com - Gedung DPRD Kabupaten Mandailing Natal mendadak dibuat ramai oleh para guru honorer pada Senin (7/6/2021).

Para guru honorer yang berjumlah ratusan orang tersebut mendatangi gedung DPRD Madina dan berhasil menduduki ruang Rapat Paripurna.

Kedatangan mereka pun disambut oleh Ketua DPRD Masina Erwin Efendi Lubis dan Wakil Ketua DPRD Madina Harminsyah Batubara serta Ketua Komisi I yang membidangi pendididikan Zubaidah Nasution dan bersama anghita DPRD lainnya.

Tangis histeris para guru honorer itu pun pecah disaat mengadukan hak- hak mereka dihadapan pimpinan perwakilan rakyat Madina.

Para guru honorer mengeluhkan gaji mereka yang tak kunjung dibayar oleh pemerintah daerah selama lima bulan dengan alasan SK dari Dinas Pendidikan Madina yang tak pernah selesai.

Tidak hanya itu, dengan keterlambatan dikeluarkannya SK tersebut, para guru honorer mengeluhkan akan berdampak bagi sertifikasi guru dan penerimaan pegawai PPPK.

"Kami berharap agar bapak dewan bisa membantu kami guru honorer ke pemerintah, supaya SK guru-guru ini bisa keluar. Sudah 5 bulan ini kami tidak menerima gaji karena SK nya tidak keluar, pada hal selama 5 bulan ini kami masuk kerja," ucap seorang honorer.

"Dan dalam waktu ini akan penerimaan PPPK yang sudah di keluarkan pemerintah kalau SK ini tidak ada maka kami tidak bisa mengikuti seleksinya karena SK ini salah satu syarat yang di lampirkan dalam Dapodik, dan tidak adanya SK ini kami juga tidak bisa mencairkan gaji sertifikasi," keluh seorang guru honorer yang dipersilahkan berbicara.

Setelah mendengarkan keluh kesah para guru honorer yang tidak menerima gaji selama lima bulan tersebut, Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis langsung menghubungi Kepala Dinas Pendidikan Madina melalui via seluler miliknya dan menanyakan sebab SK guru honorer yang belum selesai dihadapan para guru honorer di ruang Paripurna.

Dalam bunyi percakapan via telpon itu, Ketua DPRD Madina menekankan Kepala Dinas Pendidikan agar permasalahan guru honorer harus diselesaikan selama satu minggu ini.

"Tadi kita telah menelepon Kadis pendidikan dan kadis pendidikan sudah bertanggungjawab bahwa dalam satu mingggu ini SK itu harus selesai dan kita juga meminta itu wajib selesai tidak ada alasan dinas, pemerintah untuk menahan itu sampai hampir setengah tahun," Kata Erwin saat dicegat oleh awak media, usai mendengarkan keluhan guru honorer.

TAGS : Guru Honorer Gedung DPR Tangis Histeris




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :