Sabtu, 24/07/2021 17:08 WIB

Soal Korupsi Dana Desa Sibualbuali, Kasi Intel Kejari Palas: Kasusnya Masih Ditangani Inspektorat

Bahkan pemeriksaan fisik oleh Inspektorat dan pihak Kejaksaan ke Desa Sibualbuali tidak melibatkan pelapor. Selain itu pemeriksaan yang memakan waktu cukup lama juga menimbulkan asumsi bahwa Inspektorat tidak transparan.
 

Teks foto : Kantor Inspektorat Padanglawas. Istimewa

Jurnassumut.com - Dugaan penyalahgunaan anggaran Dana Desa Sibualbuali, Kecamatan Ulu Barumun, yang dilaporkan warga ke Kejaksaan Negeri Padanglawas, saat ini  tengah ditangani Inspektorat Padanglawas belum ada titik terang.

Inspektorat pun mengaku sudah melimpahkan kasus tersebut ke Kejari Padanglawas, Rabu (9/6).

Inspektur Pembantu II Kabupaten Padanglawas, Helmi Harahap, yang menangani laporan tersebut ketika dihubungi membenarkan kalau dugaan penyalahgunaan anggaran dana desa Sibualbuali telah diserahkkan ke Kejari Padanglawas.

"Nanti diserahkan ke Kejari," kata Helmi melalui pesan Whatsapp, Rabu (9/6).

Ditanya bagaimana bentuk rekomendasi  pelimpahan terhadap dugaan penyalahgunaan dana desa Sibualbuali, Helmi enggan menjelaskan secara rinci. "Kepimpinan saja langsung," kata Helmi.

Inspektur Harjusli F Siregar ketika dikonfirmasi juga tidak bersedia menjelaskan hasil rekomendasi dan pemeriksaan yang dilakukan Inspektorat.

"Melalui Kejaksaan saja, karena mereka yang melimpahkan ke kita. Kita lakukan pemeriksaan sesuai hasil pelimpahan dan hasilnya kami serahkan kepada mereka ( Kejari)," kata Harjusli.

Sementara itu, Kajari Palas melalui Kasi Intelijen (Kasi Intel) Muhardani mengatakan, pihaknya belum ada menerima pelimpahan penanganan kasus dana desa Sibualbuali.

"Belum ada, sekadar pemberitahuan perkembangannya saja yang ada," kata Muhardani.

Ketika dipertegas apakah dugaan penyalahgunaan dana desa Sibualbuali dengan adanya pemberitahuan dari Inspektorat, kasus Dana Desa Sibualbuali akan ditangani kejaksaan, Muhardani mengatakan tidak." Belum, masih tetap Inspektorat yang tangani," jelas Muhardani.

Seperti diberitakan sebelumnya, terkait kasus ini, sudah ada 15 saksi yang diperiksa inspektorat.

Malah Helmi menjelaskan bahwa seluruh rangkaian pemeriksaan sudah rampung.

"Nanti laporan kita sampaikan ke Kejari Palas," ungkapnya kemarin.

Sebelumnya Tiopan dan Ali yang mewakili warga pelapor dugaan tindakan penyelewengan Dana Desa (DD) oleh Kepala Desa Sibualbuali mengatakan Inspektorat tidak transparan, bahkan terkesan lamban dan berlarut-larut dalam menangani laporannya.

Bahkan pemeriksaan fisik oleh Inspektorat dan pihak kejaksaan  ke Desa Sibualbuali tidak melibatkan pelapor. Selain itu pemeriksaan yang memakan waktu cukup lama juga menimbulkan asumsi bahwa Inspektorat tidak transparan.

"Seolah ada yang ditutup-tutupi. Padahal saat sejumlah warga pelapor mendatangi tim Inspektorat dan kejaksaan, pihak kejaksaan mempersilahkan pelapor untuk ikut serta dalam pemeriksaan fisik tersebut," ujarnya.

"Anehnya, Inspektorat tidak ada mengajak pelapor, padahal saat kita datangi di lapangan, pihak kejaksaan tidak mempersoalkan," jelas Ali.

TAGS : Korupsi Dana Desa Inspektorat




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :