Minggu, 28/11/2021 15:41 WIB

Revitalisasi Lapangan Merdeka Medan Mengusung Konsep `Hijau`

Ditegaskan Bobby, keputusan merevitalisasi Lapangan Merdeka Medan dilakukan untuk menyahuti aspirasi masyarakat sekaligus menunaikan janji kampanye saat Pilkada Medan 2020 lalu.

Wali Kota Medan, Bobby Nasution. (Foto: Ist)

Jurnassumut.com - Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution mengatakan, Revitalisasi Lapangan Merdeka Medan yang akan dimulai tahun 2022, akan mengusung konsep hijau. Diperkirakan revitalisasi tersebut menelan biaya hingga Rp170 miliar lebih. 

Revitalisasi ini akan mengembalikan fungsinya seperti awal sebagai ruang terbuka hijau (RTH). Untuk itu revitalisasi Lapangan Merdeka Medan  akan mengusung konsep hijau," jelas Bobby, Sabtu, (16/10).

Ditegaskan Bobby, keputusan merevitalisasi Lapangan Merdeka Medan dilakukan untuk menyahuti aspirasi masyarakat sekaligus menunaikan janji kampanye saat Pilkada Medan 2020 lalu.

"Kami mendengar masyarakat ingin Lapangan Merdeka dikembalikan sebagai RTH dan cagar budaya. Suara masyarakat kami jalankan," imbuhnya.

Dengan fungsi ruang terbuka publik, lapangan bersejarah itu diharapkan dapat menjadi pemersatu masyarakat Kota Medan. Meski berlatarbelakang berbagai etnis namun semua nantinya pasca revitalisasi yang dilakukan dapat memanfaatkan Lapangan Merdeka Medan menjadi tempat berkumpul sekaligus  menikmatinya sebagai RTH maupun cagar budaya.

Selain mengembalikan Lapangan Merdeka Medan sebagai RTH,  revitalisasi juga akan mempertahankan signifikansi sejarah dan karakter lapangan yang dulunya bernama de Esplade tersebut sebagai ruang terbuka publik. 

TAGS : Bobby Nasution Lapangan Merdeka Revitalisasi




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :