Minggu, 23/01/2022 05:51 WIB

Stafsus Mendes PDT: Pendamping Desa Harus Komitmen Fasilitasi Perpres 104 tahun 2021

Ahmad Iman Sukri, Staf Khusus Menteri Desa dan Pengembangan Daerah Tertinggal (Mendes PDT).

Jurnassumut.com - Staf Khusus Menteri Desa dan Pengembangan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Ahmad Iman Sukri melakukan sosialisasi kebijakan Pendamping Desa tahun anggaran 2022 bertempat di Hermes Palace Hotel, Medan, Senin (27/12/2021).

Di hadapan para Pendamping Desa, Ahmad Iman menegaskan seluruh Pendamping desa harus serius mengawal dan memfasilitasi pelaksanaan kebijakan pemerintah berkaitan dengan Dana Desa.

"Pendamping desa harus komitmen memfasilitasi Desa melaksanakan Perpres 104 tahun 2021, semangat menuntaskan kemiskinan di Desa," kata Ahmad Iman.

Dengan rincian minimal 40 persen Dana Desa dialokasikan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) DD, 20 persen untuk ketahanan pangan dan hewani, 8 persen untuk penanganan dan pencegahan Covid-19 dan sisanya sekitar 32 persen digunakan untuk skala prioritas yang ada di desa.

Ahmad Iman menjelaskan bahwa kebijakan penyaluran Dana Desa 40 persen untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang digaungkan pemerintah hakikatnya untuk kepentingan masyakat Desa.

"Seperti kata bapak Menteri Halim Iskandar, Kepala desa tidak perlu khawatir, porsi minimal 40 persen Dana Desa untuk BLT sifatnya hanya berjalan setahun hingga usai kondisi covid kembali normal," katanya.

Kalau pun jumlah sasaran KPM BLT Dana Desa nantinya tidak mencapai 40 persen, menteri sudah menjamin tidak ada persoalan hukum, yang penting orientasinya tuntaskan kemiskinan di Desa sesuai data yang ada.

Kepada pendamping desa, Ahmad Iman kembali mengingatkan untuk memfasilitasi aparat desa menghimpun data kemiskinan sesuai realita di lapangan, agar program pemerintah menuntaskan masalah kemiskinan di Desa, terutama kemiskinan ekstrim lewat BLT dana desa proporsional bisa terwujud.

 

 

TAGS : BLT Dana Desa 40 Persen Perpres 104 Ahmad Iman Sukti Menteri Desa




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :